Loading...

Belajar Teladan dan Hikmah dari Kisah Lukman yang diabadikan di Al-Quran

Add Comment
Belajar Teladan dan Hikmah dari Kisah Lukman yang diabadikan di Al-Quran


Satu-satunya manusia yang bukan nabi, bukan pula Rasul, tapi kisah hidupnya diabadikan dalam Qur'an adalah Lukman Al Hakim.

Kenapa, tak lain, karena hidupnya penuh hikmah. 

Suatu hari ia pernah menasehati anaknya tentang hakikat hidup.

"Anakku, jika makanan telah memenuhi perutmu, maka akan matilah pikiran dan kebijaksanaanmu. Semua anggota badanmu akan malas untuk melakukan ibadah, dan hilang pulalah ketulusan dan kebersihan hati. Padahal hanya dengan hati bersih manusia bisa menikmati lezatnya berdzikir."

"Anakku, kalau sejak kecil engkau rajin belajar dan menuntut ilmu. Dewasa kelak engkau akan memetik buahnya dan menikmatinya."

"Anakku, ikutlah engkau pada orang-orang yang sedang menggotong jenazah, jangan kau ikut orang-orang yang hendak pergi ke pesta pernikahan. Karena jenazah akan mengingatkan engkau pada kehidupan yang akan datang. Sedangkan pesta pernikahan akan membangkitkan nafsu duniamu."

"Anakku, aku sudah pernah memikul batu-batu besar, aku juga sudah mengangkat besi-besi berat. Tapi tidak pernah kurasakan sesuatu yang lebih berat daripada tangan yang buruk perangainya."

"Anakku, aku sudah merasakan semua benda yang pahit. Tapi tidak pernah kurasakan yang lebih pahit dari kemiskinan dan kehinaan."

"Anakku, aku sudah mengalami penderitaan dan bermacam kesusahan. Tetapi aku belum pernah merasakan penderitaan yang lebih susah daripada menanggung hutang."


"Anakku, sepanjang hidupku aku berpegang pada delapan wasiat para nabi. Kalimat itu adalah:

1. Jika kau beribadah pada Allah, jagalah pikiranmu baik-baik.

2. Jika kau berada di rumah orang lain, maka jagalah pandanganmu.

3. Jika kau berada di tengah-tengah majelis, jagalah lidahmu.

4. Jika kau hadir dalam jamuan makan, jagalah perangaimu.

5. Ingatlah Allah selalu.

6. Ingatlah maut yang akan menjemputmu

7. Lupakan budi baik yang kau kerjakan pada orang lain.

8. Lupakan semua kesalahan orang lain terhadapmu.


Seooga jadi manfaat

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210

Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210

Add Comment

Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Setelah anda mengerjakan Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210 Universitas Terbuka yang berisi 40 soal pilihan ganda. Berikut adalah Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210, Untuk itu buka kertas yang berisi jawaban yang sudah anda kerjakan, silahkan periksa jawaban anda dan cocokan dengan kunci jawaban. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%.

Kunci Jawaban Soal No. 1
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 2
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 3
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1
B. Jawaban Anda Benar  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 4
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 2
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 2
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 2

Kunci Jawaban Soal No. 5
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 3
B. Jawaban Anda Benar  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 3
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 3

Kunci Jawaban Soal No. 6
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 4
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 4
C. Jawaban Anda Benar
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 1 Kegiatan Belajar 4

Kunci Jawaban Soal No. 7
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 1
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 8
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 1
B. Jawaban Anda Benar  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 9
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 2
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 2
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 2

Kunci Jawaban Soal No. 10
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 2
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 2
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 2 Kegiatan Belajar 2

Kunci Jawaban Soal No. 11
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 3 Kegiatan Belajar 1
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 3 Kegiatan Belajar 1
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 3 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 12
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 3 Kegiatan Belajar 2  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 3 Kegiatan Belajar 2  
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 3 Kegiatan Belajar 2  

Kunci Jawaban Soal No. 13
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 1
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 1
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Benar  

Kunci Jawaban Soal No. 14
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 1
B. Jawaban Anda Benar  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 15
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 2
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 2
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 2

Kunci Jawaban Soal No. 16
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 2
B. Jawaban Anda Benar  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 2
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 2

Kunci Jawaban Soal No. 17
A. Jawaban Anda Benar, Perhitungan : Biaya bunga untuk 6 bulan= 6/12 x 10% x Rp 120.000.000,00 = Rp 6.000.000,00  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 3  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 3  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 3  

Kunci Jawaban Soal No. 18
A. Jawaban Anda Benar  
Perhitungan:  
Harga jual obligasi dengan hak konversi  
 
= 105% x Rp 1.000.000,00 = Rp 1.050.000,00 Harga jual jika obligasi tidak mempunyai
hak konversi = 98% x Rp 1.000.000,00 = Rp 980.000,00
Selisih harga jual yang dianggap sebagai setoran modal = Rp 1.050.000,00 - Rp 980.000,00
= Rp 70.000,00

B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 4  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 4  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 4 Kegiatan Belajar 4

Kunci Jawaban Soal No. 19
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 1  
C. Jawaban Anda Benar
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 20
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 2  
B. Jawaban Anda Benar  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 2
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 2  

Kunci Jawaban Soal No. 21
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 2  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 2  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 2  

Kunci Jawaban Soal No. 22
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 3  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 3  
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 5 Kegiatan Belajar 3  

Kunci Jawaban Soal No. 23
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 24
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 25
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Benar  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 26
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 2  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 2  
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 2  

Kunci Jawaban Soal No. 27
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 2  
B. Jawaban Anda Benar, Jurnal tersebut untuk mencatat penjualan 1000 lembar Saham Biasa tanpa nilai nominal dengan harga jual Rp 30.000,00 per lembar. (Perhitungan = 1000 x Rp 30.000,00)  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 2  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 6 Kegiatan Belajar 2

Kunci Jawaban Soal No. 28
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Benar   Jurnal tersebut untuk mencatat pengumuman pembagian dividen sebesar Rp 750,00 per lembar saham untuk 10.000 lembar saham biasa yang beredar. (Perhitungan = 10.000 x R750,00)
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 29
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1  
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 30
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Benar Jurnal tersebut untuk mencatat pembayaran dividen untuk 500 lembar saham yang mengambil dividen pertama kali. (Perhitungan = 500 x Rp 1.500,00)
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 1

Kunci Jawaban Soal No. 31
A. Jawaban Anda Benar, Jurnal tersebut untuk mencatat pembatasan Laba yang Ditahan untuk pembelian treasury stock sebesar harga belinya . (Perhitungan = 100 x Rp 3.000,00)
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 2  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 2
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 2

Kunci Jawaban Soal No. 32
A. Jawaban Anda Benar, Jurnal tersebut untuk mencatat penjualan 1000 lembar saham biasa kepada karyawan pemegang opsi saham.
Perhitungan =
Kas yang diterima = 80% x 1000 lbr x Rp 6.000,00 = Rp 4.800.000,00
Nilai Opsi Saham yang diakui sebagai Biaya Kompensasi
Ditangguhkan = 20% x 1000 lbr x Rp 6.000,00 = Rp 1.200.000,00
Harga jual Saham Biasa = Rp 6.000.000,00
Nominal Saham Biasa = 1000 lbr x Rp 4.000,00 = Rp 4.000.000,00
Agio Saham Biasa = Rp 2.000.000,00

B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 3  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 3  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 7 Kegiatan Belajar 3  

Kunci Jawaban Soal No. 33
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 1  
C. Jawaban Anda Benar,  
Rata – rata tertimbang 1 Mei – 31 Desember adalah :
(c) (d)
(A) (B) Fraction Saham tertimbang
Tanggal Beredar Saham Beredar Restatement of Year (A) x (B) x ( C)
1 Jan – 1 Mei 200.000 3 4/12 200.000
1 Mei – 31 Des 150.000 3 8/12 300.000
Rata – rata tertimbang jumlah saham beredar 500.000

D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 34
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 2  
B. Jawaban Anda Benar
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 2  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 2  

Kunci Jawaban Soal No. 35
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 2  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 2
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 8 Kegiatan Belajar 2  

Kunci Jawaban Soal No. 36
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Benar  

Kunci Jawaban Soal No. 37
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1  
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 38
A. Jawaban Anda Benar  
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 1  

Kunci Jawaban Soal No. 39
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 2
B. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 2
C. Jawaban Anda Benar  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 2  

Kunci Jawaban Soal No. 40
A. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 2
B. Jawaban Anda Benar
C. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 2  
D. Jawaban Anda Salah, baca kembali Modul 9 Kegiatan Belajar 2  



Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka

Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210

Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210

Add Comment

Sobat, salah satu cara untuk mengukur kemampuan kita dalam menyerap materi adalah dengan mengerjakan soal latihan. Kali ini soal yang diberikan adalah Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210 Universitas Terbuka. Soal ini berisi 40 soal pilihan ganda. Untuk mempermudah siapkanlah kertas dan pensil, kemudian tulis jawaban anda pada kertas setelah itu cek pada halaman kunci jawaban, jawaban anda benar berapa. Jika skor anda diatas 80% berarti anda sudah menguasai materi, jika skor anda dibawah 80% berarti anda harus membaca dan memahami materi kembali. Cara menghitung skor adalah: Jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal dikali 100%. Selamat Mengerjakan.


Soal Pilihan Ganda

Petunjuk: Untuk soal-soal berikut, pilihlah satu jawaban yang paling tepat!


1. Berikut ini yang bukan merupakan karakteristik Aktiva Tetap Berwujud adalah :

 A. Relatif Permanen 
 B. Digunakan dalam operasi perusahaan 
 C. Dimaksudkan untuk dijual kembali 
 D. Mempunyai bentuk fisik 

2. Semua pengeluaran yang layak dan diperlukan pada saat aktiva itu diperoleh merupakan definisi dari:

 A. Harga perolehan asli 
 B. Tambahan atas harga perolehan asli 
 C. Harga pokok 
 D. Harga pasar 

3. Biaya Bunga Pembelian Kendaraan Rp 1.000.000,00
   Utang Pembelian Kendaraan Rp 5.000.000,00
   Kas Rp 6.000.000,00

Jurnal tersebut adalah untuk mencatat pembelian Aktiva Tetap Berwujud secara :

 A. Tunai 
 B. Angsuran 
 C. Lumpsum
 D. Pertukaran 

4. Reparasi yang hampir bisa dikatakan sama dengan pemeliharaan dengan biaya yang jumlahnya relatif kecil adalah reparasi :

 A. Rutin 
 B. Besar 
 C. Penggantian 
 D. Penambahan 

5. Suatu sistem akuntansi yang bertujuan untuk membagikan harga perolehan atau nilai dasar lain dari Aktiva Tetap Berwujud, dikurangi nilai sisa (kalau ada), selama umur kegunaan unit aktiva yang ditaksir (mungkin berupa suatu kumpulan aktiva-aktiva) dalam suatu cara yang sistematis dan rasional disebut:

 A. Akuntansi Biaya 
 B. Akuntansi Penyusutan 
 C. Akumulasi Penyusutan 
 D. Akuntansi Keuangan 

6. Aktiva Tetap Berwujud yang mempunyai umur tak terbatas sehingga tidak mungkin dilakukan penyusutan, antara lain adalah :

 A. Gedung 
 B. Peralatan 
 C. Tanah 
 D. Kendaraan

7. Konsep atau pendekatan biaya eksplorasi yang menyatakan bahwa seluruh biaya yang terjadi untuk eksplorasi dan pengembangan aktiva sumber alam merupakan beban dari seluruh sumber yang ada. Biaya eksplorasi sumber – sumber yang tidak menghasilkan dianggap dan dibebankan sebagai bagian dari harga perolehan aktiva sumber alam yang lain yang ditemukan adalah konsep

 A. Full Costing
 B. Successfull effort
 C. Tangible equipment cost
 D. Intangible development cost

8. PT. EMAS ABADI memperoleh sebidang tanah pertambangan emas dengan biaya perolehan Rp 3.000.000.000,00 yang diperkirakan mempunyai kandungan emas sebanyak 500 kg emas. Nilai tanah bila tambang habis dieksploitasi ditaksir Rp 500.000.000,00. Untuk tahap pertama telah disiapkan untuk ditambang 80 % dari kandungan yang diperkirakan. Intangible development costs yang dikeluarkan Rp 1.200.000.000,00 . Penambangan tahap pertama akan memerlukan waktu 3 tahun atau 3 periode akuntansi. Tahun pertama ditambang sebanyak 100 kg emas. Dari data tersebut, berapakah deplesi untuk tahun pertama penambangan?

 A. Rp 700.000.000,00 
 B. Rp 800.000.000,00 
 C. Rp 1.000.000.000,00 
 D. Rp 1.500.000.000,00 

9. Aktiva Tetap Tak Berwujud yang digolongkan sebagai Tipe B adalah:

 A. Aktiva tetap tak berwujud yang tidak terbatas waktunya 
 B. Aktiva tetap tak berwujud yang adanya (umurnya) dibatasi oleh undang – undang, peraturan, perjanjian atau oleh sifat aktiva itu sendiri
 C. Aktiva tetap tak berwujud yang dapat tidaknya diidentifikasi (identifiably) secara spesifik dengan hak dan jenis aktivitas tertentu 
 D. Kelebihan nilai investasi dalam saham untuk perusahaan induk pada perusahaan anak di atas nilai kepentingannya pada kekayaan bersih di perusahaan anak 

10. Suatu kontrak yang sering terjadi antara unit pemerintah dengan swasta dimana penjamin (grantor) memberikan izin kepada yang dijamin (grantee) untuk mempergunakan atau mengoperasikan atau menjual barang tertentu dalam jangka waktu terbatas atau terus- menerus dengan disertai hak pencabutan kembali atau tidak disebut :

 A. Hak Merek 
 B. Hak Cipta 
 C. Hak Monopoli 
 D. Hak Paten 

11.Sekuritas utang yang dibeli dan dimiliki terutama untuk dijual dalam waktu dekat untuk menghasilkan keuntungan atas selisih harga jangka pendek merupakan investasi dalam sekuritas utang yang dikategorikan dalam tujuan akuntansi dan pelaporan yaitu Sekuritas Utang:

 A. Dimiliki sampai jatuh tempo 
 B. Tersedia untuk dijual 
 C. Perdagangan
 D. Penjualan 

12. PT. ASTRA membeli obligasi 10 %, 5 tahun senilai Rp 100.000.000,00 pada tanggal 1 Januari 2010, dengan bunga dibayar setiap tanggal 1 Juni dan 1 Desember. Obligasi tersebut dijual dengan harga Rp 115.000.000,00 yang menghasilkan premium obligasi sebesar Rp 15.000.000,00 dan suku bunga efektif 8 %.

Bagaimana membuat jurnal untuk mencatat pembelian obligasi tersebut?

 A. Sekuritas yang tersedia untuk dijual Rp 100.000.000,00. Kas Rp 100.000.000,00
 B. Kas Rp 100.000.000,00. Sekuritas yang tersedia untuk dijual Rp 100.000.000,00
 C. Sekuritas yang tersedia untuk dijual Rp 115.000.000,00. Kas Rp 115.000.000,00
 D. Kas Rp 115.000.000,00. Sekuritas yang tersedia untuk dijual Rp 115.000.000,00
 
13. Berikut ini yang bukan merupakan jenis utang lancar yaitu:

 A. Utang dividen kas 
 B. Utang dividen kas 
 C. Pendapatan diterima di muka 
 D. Utang Obligasi 

14. Pada saat terjadi Loss Contingencies, kemungkinan terjadi atau tidak terjadinya suatu peristwa lebih dari remote, tetapi kemungkinannya tidak terlalu tinggi menimbulkan kewajiban kontinjen pada kategori:

 A. Probable
 B. Reasonable probable
 C. Remote 
 D. Reasonably estimated 

15. PT. SURYA menerbitkan wesel 3 tahun, Rp 200.000.000,00 20 % kepada PT. BINTANG pada tanggal 1 Januari 2011. Pada saat itu, tingkat suku bunga efektif adalah sebesar 15 %. Bagaimana jurnal yang dicatat oleh PT. SURYA pada saat penerbitan wesel?

 A. Kas Rp 200.000.000,00
Utang wesel Rp 200.000.000,00
 
 b. Kas Rp 230.000.000,00
Utang wesel Rp 230.000.000,00
 
 C. Kas Rp 240.000.000,00
Utang wesel Rp 240.000.000,00
 
 D. Kas Rp 280.000.000,00
Utang wesel Rp 280.000.000,00
 
16. Pernyataan pengakuan utang berbunga secara tertulis, sekaligus surat kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik dan pelunasannya disebut :

 A. Wesel 
 B. Obligasi 
 C. Dividen
 D. Deposito
 
17. PT. ANDIKA mempunyai utang obligasi yang berada dalam peredaran dengan nilai nominal Rp 120.000.000,00. Bunga 10% per tahun yang akan dibayarkan tiap tanggal 1 April dan 1 Oktober. Bagaimana jurnal yang harus dibuat oleh PT. ANDIKA untuk mencatat pengakuan atas kewajiban membayar bunga obligasi, tiap tanggal 1 April dan 1 Oktober ?

 A. Biaya Bunga Obligasi Rp 6.000.000,00
Utang Bunga Obligasi Rp 6.000.000,00
 
 B. Utang Bunga Obligasi Rp 6.000.000,00
Kas Rp 6.000.000,00
 
 C. Utang Bunga Obligasi Rp 6.000.000,00
Biaya Bunga Obligasi Rp 6.000.000,00
 
 D. Kas Rp 6.000.000,00
Utang Bunga Obligasi Rp 6.000.000,00
 

18. PT. BUANA mengeluarkan obligasi terkonversi sebanyak 100 lembar dengan nominal Rp 10.000,00 yang bisa ditukar dengan saham biasa perusahaan dengan nominal @ Rp 750,00 dengan rasio pertukaran 1 : 10. Bunga obligasi tersebut 12 % per tahun. Kurs jual obligasi tersebut adalah 105, tetapi apabila obligasi tersebut tidak mempunyai hak konversi maka kurs jualnya hanya 98. Obligasi ini akan jatuh tempo 10 tahun kemudian setelah tanggal penjualannya. Bagaimana mencatat penjualan obligasi terkonversi sebanyak 100 lembar nominal Rp 10.000,00 dengan kurs 105, apabila penjualan dianggap sebagai transaksi utang dan modal?

 A.  Kas Rp 1.050.000,00
Diskonto Utang Obligasi Rp 20.000,00
Utang Obligasi Rp 1.000.000,00
Modal disetor – Hak Konversi Saham Rp 70.000,00
 
 B.  Kas Rp 1.000.000,00
Diskonto Utang Obligasi Rp 20.000,00
Utang Obligasi Rp 1.000.000,00
Modal disetor – Hak Konversi Saham Rp 20.000,00
 
 C.  Kas Rp 980.000,00
Diskonto Utang Obligasi Rp 20.000,00
Utang Obligasi Rp 980.000,00
Modal disetor – Hak Konversi Saham Rp 20.000,00
 
 D.  Kas Rp 1.000.000,00
Diskonto Utang Obligasi Rp 50.000,00
Utang Obligasi Rp 1.000.000,00
Modal disetor – Hak Konversi Saham Rp 50.000,00
 

19. Perjanjian lease memiliki lebih sedikit batasan-batasan bila dibandingkan dengan perjanjian utang lainnya. Lessor yang inovatif mampu membuat perjanjian lease disesuaikan dengan kebutuhan khusus lessee. Pernyataan tersebut merupakan salah satu keunggulan yang dinikmati lessee yaitu :

 A. Pembiayaan di luar neraca 
 B. Pembiayaan yang lebih murah
 C. Fleksibilitas 
 D. Proteksi terhadap keusangan 

20. Dalam menentukan nilai sekarang dari pembayaran Lease minimum, terdapat tiga konsep yang harus dipertimbangkan, diantaranya adalah:

 A. Umur ekonomis
 B. Cost executory
 C. Lease modal
 D. Periode penyusutan 

21. PT. KEIKO dan PT. DAVINCI menandatangani perjanjian leasing tertanggal 1 Januari 2011 di mana PT. KEIKO menyewakan peralatan kepada PT. DAVINCI mulai tanggal 1 Januari 2011. Peralatan memiliki nilai wajar pada awal lease sebesar Rp 200.000.000,00 dengan estimasi umur ekonomis 5 tahun tanpa nilai residu. Bagaimana PT. DAVINCI mencatat jurnal pada awal perjanjian leasing?

 A. Peralatan yang di-lease menurut Lease modal Rp 200.000.000,00
Kewajiban menurut Lease modal Rp 200.000.000,00
 
 B. Kewajiban menurut Lease modal Rp 200.000.000,00
Peralatan yang di-lease menurut Lease modal Rp 200.000.000,00
 
 C. Peralatan yang di-lease menurut Lease modal Rp 160.000.000,00
Kewajiban menurut Lease modal Rp 160.000.000,00
 
 D. Kewajiban menurut Lease modal Rp 160.000.000,00
Peralatan yang di-lease menurut Lease modal Rp 160.000.000,00
 
22. Pengembalian properti pada akhir masa lease merupakan salah satu keunggulan leasing bagi Lessor yaitu:

 A. Pendapatan bunga 
 B. Insentif pajak 
 C. Nilai Residu yang tinggi 
 D. Fleksibilitas 

23. Perseroan Terbatas yang menerbitkan saham tidak untuk dijual kepada masyarakat umum, tetapi hanya untuk dimiliki oleh beberapa orang tertentu saja, dan biasanya merupakan perusahaan keluarga digolongkan dalam Perseroan Terbatas...

 A. Terbuka 
 B. Pemerintah
 C. Tertutup 
 D. Tidak terdaftar 

24 Hak pemegang saham memperoleh kesempatan pertama untuk membeli saham baru yang diterbitkan perusahaan disebut :

 A. Hak suara
 B. Hak penyetoran modal 
 C. Hak memperhatikan proporsi pemilikan saham
 D. Hak pembagian laba
 
25. Saham yang memiliki hak atas kekayaan perusahaan dan hak atas pembagian laba pada urutan yang terakhir adalah saham :

 A. Prioritas 
 B. Biasa 
 C. Terbuka 
 D. Tertutup 

26. Selisih antara modal saham diotorisasi dengan modal saham ditempatkan adalah pengertian modal saham :

 A. Ditempatkan 
 B. Dipesan 
 C. Belum ditempatkan 
 D. Belum beredar 

27.PT. KRAMAYUDHA menjual saham biasa yang tidak memiliki nilai nominal sebanyak 1.000 lembar. Dari penjualan tersebut ia menerima kas sebesar Rp 30.000.000,00.
Jurnal yang dibuat oleh PT. KRAMAYUDHA untuk mencatat transaksi penjualan saham tersebut adalah:

 A. Modal Saham Biasa Rp 30.000.000,00
Kas Rp 30.000.000,00
 
 B. Kas Rp 30.000.000,00
Modal Saham Biasa Rp 30.000.000,00
 
 C. Piutang Saham Biasa Rp 30.000.000,00
Kas Rp 30.000.000,00
 
 D. Kas Rp 30.000.000,00
Piutang Saham Biasa Rp 30.000.000,00
 
28. Manajemen PT. NAKULA pada tanggal 15 Desember 2010 mengumumkan adanya pembagian dividen (kas) untuk tahun buku 2010, Pengumuman itu berisi antara lain:
1. Besarnya dividen per lembar saham adalah Rp 750,00
2. Pendaftaran dimulai saat pengumuman dikeluarkan sampai 1 bulan kemudian
3. Dividen mulai dapat diambil pada saat pendaftaran berakhir, yaitu tanggal 15 Januari 2011.

Pada saat pengumuman, PT. NAKULA mempunyai 10.000 lembar saham biasa yang beredar. Berdasarkan data tersebut, bagaimana jurnal yang dibuat PT. NAKULA untuk mencatat pengumuman pembagian dividen?

 A. Utang Dividen Rp 7.500.000,00
Laba yang ditahan Rp 7.500.000,00

 B. Laba yang ditahan Rp 7.500.000,00
Utang Dividen Rp 7.500.000,00
 
 C. Kas Rp 7.500.000,00
Utang Dividen Rp 7.500.000,00
 
 D. Utang Dividen Rp 7.500.000,00
Kas Rp 7.500.000,00
 
29. Apabila dividen dibagikan dengan maksud sebagai pembayaran kembali sebagian dari modal yang disetor pemegang saham maka dividen tersebut adalah dividen :

 A. Kas 
 B. Non Kas 
 C. Likuidasi 
 D. Utang 

30. PT. RATIH mengumumkan pembagian dividen Rp 1.500,00 per lembar saham untuk 1.000 lembar saham biasanya yang beredar. Oleh karena perusahaan kekurangan kas untuk dapat membayar dividen seluruhnya maka kepada 500 lembar saham terakhir yang mengambil dividen akan diberikan wesel yang jatuh tempo 2 bulan kemudian. Wesel tersebut berbunga 12 % setahun.

Dari data tersebut, maka jurnal yang diperlukan PT. RATIH untuk mencatat pembayaran dividen untuk 500 lembar saham yang mengambil dividen pertama kali, adalah:

 A. Utang Dividen Rp 750.000,00
Utang Wesel Rp 750.000,00
 
 B. Utang Dividen Rp 750.000,00
Kas Rp 750.000,00

 C. Laba yang Ditahan Rp 1.500.000,00
Utang Dividen Rp 1.500.000,00
 
 D. Utang Wesel Rp 750.000,00
Biaya Bunga Wesel Rp 10.000,00
Kas Rp 760.000,00

31 PT. ADINDA menarik kembali 100 lembar Saham Biasanya nominal @ Rp 1.500,00 dengan membelinya seharga Rp 3.000,00 per lembar.
Bersamaan dengan pembelian treasury stock, perusahaan melakukan pembatasan terhadap Laba yang Ditahan sebesar harga perolehan treasury stock. Jurnal yang dibuat untuk mencatat pembatasan Laba yang Ditahan untuk pembelian treasury stock adalah :

 A. Laba yang Ditahan Rp 300.000,00
Laba yang Ditahan – Untuk
Pembelian Treasury stock Rp 300.000,00
 
 B. Laba yang Ditahan – Untuk Rp 300.000,00
Pembelian Treasury stock
Laba yang ditahan  Rp 300.000,00
 
 C.  Laba yang ditahan Rp 150.000,00
Laba yang Ditahan – Untuk
Pembelian Treasury stock Rp 150.000,00
 
 D. Laba yang Ditahan – Untuk Rp 150.000,00
Pembelian Treasury stock
Laba yang Ditahan Rp 150.000,00
 

32. PT. BIMA memutuskan untuk memberikan opsi saham kepada sejumlah karyawan tertentu agar bisa membeli saham biasa perusahaan nominal Rp 4,000,00 per lembar sebanyak 1.000 lembar. Harga opsi yang ditawarkan adalah 80% dari harga pasar saham pada saat pemegang opsi saham menggunakan haknya. Masa berlaku opsi saham mulai 1 Januari 2008 sampai 31 Desember 2010.
Pada tanggal 1 Juli 2009 karyawan pemegang opsi menggunakan haknya dengan membeli 1.000 lembar saham biasa yang ditawarkan dan pada saat itu harga pasar saham biasa PT. BIMA Rp 6.000,00 per lembar, maka jurnal yang harus dibuat adalah :

 A. Biaya Kompensasi Ditangguhkan Rp 1.200.000,00
Kas Rp 4.800.000,00
Modal Saham Biasa Rp4.000.000,00
Agio saham biasa Rp2.000.000,00
 
 B.  Biaya Kompensasi Ditangguhkan Rp 4.800.000,00
Kas Rp 1.200.000,00
Modal Saham Biasa Rp2.000.000,00
Agio saham biasa Rp4.000.000,00
 
 C. Biaya Kompensasi Ditangguhkan Rp 4.800.000,00
Kas Rp 1.200.000,00
Modal Saham Biasa Rp2.000.000,00
Agio saham biasa Rp4.000.000,00
 
 D. Biaya Kompensasi Ditangguhkan Rp 2.000.000,00
Kas  Rp 4.000.000,00
Modal Saham Biasa Rp1.200.000,00
Agio saham biasa Rp4.800.000,00
 

33. PT. RAMA memperoleh laba sebelum item luar biasa (extraordinary item) sebesar Rp 600.000.000,00 dan keuntungan luar biasa (extraordinary gain) setelah pajak sebesar Rp 260.000.000,00. Sebagai tambahan informasi, PT. RAMA mengumumkan bahwa dividen saham preferen sebesar Rp 1.000,00 per lembar untuk 100.000 lembar saham preferen yang beredar. PT. RAMA juga mempunyai informasi tentang perubahan saham biasa yang beredar selama tahun 2010 sebagai berikut :
 Perubahan saham
 Saham beredar
 
1 Januari, Saham beredar 200.000.000,00
1 Mei Membeli 50.000 saham treasury, Saham beredar 50.000.000,00
1 Juli Tambahan 300.000 saham, Saham beredar 150.000.000,00
31 Des (3 banding 1 stock split), Saham beredar 300.000.000,00

31 Des Menerbitkan 40.000 saham tunai , Saham beredar 450.000.000,00
 
Saldo akhir 490.000.000,00

Hitunglah rata – rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar tanggal 1 Mei – 31 Desember tahun 2010!

 A. Rp 150.000,00 
 B. Rp 200.000,00 
 C. Rp 300.000,00 
 D. Rp 490.000,00 

34.Konversi terhadap sekuritas konvertibel dilakukan pada awal periode (atau pada saat penerbitan sekuritas, jika diterbitkan pada awal awal periode) merupakan salah satu asumsi dari if-converted method untuk :

 A. Saham Biasa
 B. Obligasi konvertibel 
 C. Dividen preferen 
 D. Saham treasury
 
35. PT. LUSI mempunyai struktur modal yang kompleks sebagai berikut:

Laba per saham dasar:
Laba sebelum extraordinary item Rp 4.800,00
Extraordinary item Rp 800,00
Laba per saham dilusian:
Laba sebelum extraordinary item Rp 4.350,00
Extraordinary item Rp 650,00

Dari data tersebut, maka laba bersih saham dilusian adalah sebesar :

 A. Rp 3.700,00 
 B. Rp 4.000,00 
 C. Rp 5.000,00 
 D. Rp 5.600,00 

36. Jika pembayaran bonus sangat berkaitan dengan laba – rugi maka manajemen akan memilih metode akuntansi yang memaksimalkan pembayaran bonusnya. Hal ini merupakan penjelasan dari :

 A. Political Cost
 B. Capital Stucture
 C. Smooth Earnings
 D. Bonus Payments
 
37. Perubahan dalam penggunaan prinsip akuntansi adalah perubahan dari satu prinsip akuntansi berterima umum kepada prinsip akuntansi berterima umum yang lainnya. Berikut ini yang merupakan salah satu contoh dari perubahan tersebut adalah:

 A. Perubahan metode depresiasi dari garis lurus menjadi metode jumlah angka tahun
 B. Kemungkinan tidak tertagihnya piutang dagang
 C. Taksiran umur ekonomis dan nilai residu aktiva tetap
 D. Perubahan dari perusahaan menjadi perusahaan induk
 
38. Kebijakan pemerintah yang menyatakan bahwa perusahaan – perusahaan dibenarkan mengubah metode penilaian persediaannya ke metode LIFO karena devaluasi adalah kebijakan :

 A. Perpajakan 
 B. Bursa Efek
 C. Perbankan
 D. Akuntansi Pemerintah
 
39. Menghindarkan pajak atau mengurangi beban pajak termasuk salah satu jenis kesalahan dalam akuntansi yang :

 A. tidak saling mengkompensasi 
 B. saling mengkompensasi 
 C. disengaja 
 D. Belajar tidak disengaja
 
40. Kesalahan seperti penghasilan sewa yang diperlakukan sebagai penghasilan bunga merupakan salah satu contoh kesalahan pada:

 A. Neraca 
 B. Laba/rugi 
 C. Neraca dan laba/Rugi 
 D. Perubahan Modal 
 

Untuk mengetahui jawabannya silahkan buka halaman Kunci Jawaban Soal Latihan Mandiri Akuntansi Keuangan Menengah I EKMA4210


Sumber Latihan Mandiri Universitas Terbuka


 

8 Keunggulan Google Maps Yang Perlu diketahui

Add Comment

 



Google Maps dan aplikasi sejenisnya adalah salah satu keajaiban abad ini. Aplikasi ini sebenarnya adalah sebuah peta. Tapi peta bukan sembarang peta. Karena Google Maps merupakan Peta tercanggih yang pernah diciptakan peradaban manusia. 

Berikut adalah keunggulan yang dimiliki oleh Google Maps:

1. Gratis

Peta pada umumnya harus dibeli, baik berupa lembaran, buku atau pun dalam bentuk globe. Tetapi Google Maps ini gratis, otomatis tersemat di HP kita. Tidak perlu beli atau download, bahkan tidak perlu registrasi apalagi untuk login. Seolah disediakan oleh alam atau Tuhan buat umat manusia. Mirip udara, air dan tanah. Padahal Google Maps ini barang produksi sebuah industri. 


2. Compact

Biasanya bentuk sebuah peta itukan seharusnya berupa lembaran lebar. Minimal bisa menutupi dinding. Ternyata Google Maps itu cuma sekecil HP doang. 

Tidak terbayang jika kita naik motor harus membawa peta berupa lembaran kertas. Kalau mau akan melihat peta, harus minggir dahulu mencari tanah kosong untuk menggelar lembaran peta. 

Tapi dengan kondisi sekarang abang-abang gojek hari ini bisa sambil naik motor mengikutin peta di HP. 


3. Lengkap

Peta berupa lembaran atau buku atlas itu terbatas sekali. Misalnya beli buku atlas Nusantara, isinya hanya peta beberapa provinsi di Indonesia. 

Peta negara lain mungkin ada, tapi tidak detail. Hanya sekilas saja. Kalau mau uang detail, jangan beli atlas Nusantara, tapi beli peta negara yang dimaksud. 

Butuh tahu peta 10 negara, ya beli sepuluh peta yang berbeda. 

Bagaimana dengan Goggle Maps?

Peta wilayah manapun ada. Mau peta terkait pondok Hasan Jufri di dusun Lebak kecamatan Sangkapura di pulau terpencil Bawean, atau Madrasah Nurul Huda di dusun Pokoh Banyurejo kecamatan Tempat kabupaten Sleman Porvinsi DIY, semua ada.

Apalagi cuma detail kota London, New York, Istambul, Cairo, Singapura hingga Singaparna, semua ada. 

Uniknya, keberadaannya itu bukan bersifat global, tapi sangat detail, sedetail-detailnya, sampai gang-gang tikusnya pun ada juga. 

Jadi Google Maps itu adalah peta yang  isinya lengkap selengkap-lengkapnya. Cuma peta akhirat saja yang belum ada. 


4. Interaktif

Inilah yang membedakan konsep peta cetakan di kertas dengan peta di HP,  yaitu sifatnya interaktif. 

Peta di Google Maps ini dibundling dengan Global Positioning Sustem (GPS). Sehingga peta ini bisa menampilkan posisi kita ada dimana. 

Ketika kita bergerak pindah posisi maka lokasi kita di peta pun ikut berubah. Uniknya interaktifnya itu real time. Sehingga juga bisa mengukur kecepatan kita per kilometer. 

Dan ini yang ajaibnya, interaksi sekian banyak pengguna HP di jalan, dibandingkan dengan kecepatannya, akan memunculkan warna berbeda, ada biru ada merah ada oranye dan lainnya. 

Warna merah menunjukka kepadatan yang tinggi di ruas jalan itu dan itu berarti . . . kemacetan. Waw, its a miracle. Smart very smart. 

 

5. Mengukur Jarak Dengan Real Time

Ini juga fungsi yang sudah jauh lebih maju. Bukan hanya menampilkan peta statis atas dimana lokasi kita, atau ada kemacetan dimana, tapi peta ajaib ini bisa menghitung rute perjalanan mana yang bis jadi alternatif yang kita pilih. 

Misalnya saya dari rumah di Jakarta, ingin pulkam ke Pokoh. Tinggal klik saja satu titik di dusun Pokoh, lalu saat ini juga di layar HP saya terhidang beberapa jalur rute yang bisa saya pilih. 

Masing-masing pilihan itu lengkap dengan perkiraan jarak dan lama waktu tempuhnya bahkan jam berapa kita akan tiba disana. 


6. Menyimpan Alamat

Parah sekali kalau yang ini. Bagaimana tidak? Kita bisa menyimpan jutaan alamat pakai Google Maps ini. Tidak perlu cari-cari alamat dan dibikin bingung karena nomor rumah di sepanjang jalan kok tidak urut.

Ini kan salah satu keajaiban nomor rumah di Jakarta. Habis nomor 53 terus 58, 107, 13, 9, 10, 11 dan terakhir 128. 

Waw keren banget sistem penomoran rumah di satu ruas jalan di Jakarta. Sisi scuritas nya sudah sangat save untuk tidak bisa ditemukan. Hehe 

Pakai Google Maps, kita tidak usah ngeributin alamatnya RT dan RW berapa atau rumah nomor berapa. Itu sudah kuno dan jadul. Langsung saja kita tetapkan satu titik di Google Maps. 

Dan uniknya antar sesama pengguna, kalau mau kita juga bisa saling bertukar alamat dengan seluruh pengguna lainnya sedunia. 

Di Mekkah saya bisa janjian dengan teman di suatu titik lokasi dengan saling kirim lokasi alias share location. 


7. Google Street

Sebenarnya menu ini rada kurang kerjaan menurut saya pada awalnya. Ngapain mobil Google itu motretin semua jalanan sampai blusukan ke gang-gang sempit. 

Tapi rupanya lama-lama kok saya jadi senang juga. Misalnya saat pandemi kayak gini kok nggak bisa pulang kampung dan rindu suasana jalanan disana, ya buka saja menu Google Street. 

Tiba-tiba kita kayak lagi di jalanan di kampung kita sendiri. Apalagi view-nya bisa diputar 360 derajat, membuat kita merasa ada disana betulan.

Saya belum coba pakai kacamata 3D. Mungkin sensasinya jadi beda. Memang sih masih berupa gambar sratis. Tapi kalau nanti ke depan bisa dibikin berupa kamera yang sifatnya real time dan 360 derajat dengan kualitas 4 K, wah selesai sudah. 

Kita bisa merasakan sensasi jalan-jalan di tengah Khan Khalili samping Masjid Al-Husein Cairo, atau di Lapangan Tiananmen, Kolasium di Roma, atau berperahu di jalan-jalan kota Venesia. Bisa tengak-tengok ke arah mana saja. 


8. Mode Suara 

Fasilitas inilah yang paling digemari emak-emak yang buta peta, yang di otaknya memang tidak ada slot memory untuk memahami konsep sebuah peta. 

Buat mereka, peta itu bukan dibaca tapi didengarkan. Aneh bin ajaib. Bukan membaca tapi mendengarkan peta.

"300 ratus meter lagi, belok kiri dan tetap di kiri". 

Suaranya bisa diatur apa suara laki atau perempuan. Bahkan pakai mode bahasa, saya suka iseng menggantinya pakai bahasa Arab, kadang China, Inggris. Tapi cari bahasa Betawi kok belum ada. 



Cara Gampang Blokir Pesan atau SMS Spam di HP Android

Add Comment


Setiap hari kita Sering banget dapet sms SPAM penipuan seperti, pinjaman online, judi, modal usaha, undian, dan lain sebagainya. Nah, kali ini mau ngasih tau nih kalau ponsel Android memiliki fitur blokir sms dan iphone dapat menyaring pesan yang kamu inginkan.


Trus caranya gimana? Gampang banget, Sob. Tinggal ikuti langkah-langkah yang udah kita buat ya.

1. Masuk ke menu Pengaturan pada aplikasi PESAN

2. Pilih Sub menu Blokir Pesan

3. Pilih ke Blokir Frasa

Masukan kata-kata yang biasa muncul di SMS yang ingin di blokir



Gimana, Sob? Ada yang pernah coba pake fitur blokir dan filter di ponsel kalian?

Proses Sosial Dan Interaksi Sosial

Proses Sosial Dan Interaksi Sosial

Add Comment

Proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orang-perorangan dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem serta bentu-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang terlah ada. Proses sosial dapat diartikan sebagai pengaruh timbale-balik antara pelbagai segi kehidupan bersama, misalnya pengaruh-mempengaruhi antara sosial dengan politik, politik dengan ekonomi, ekonomi dengan hukum, dst.


Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interkasi sosial tak akan mungkin ada kehidupan bersama.
A.    Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan Sosial
Bentuk umum proses sosial adalah interaksi sosial(yang juga dapat dinamakan sebagai proses sosial) karena interasi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia. Interaksi sosial antara kelompok-kelompok manusia terjadi anatara kelompo tersebut sebagai suatu kesatuan dan biasanya tidak menyangkut pribadi anggota-anggotanya.
Interaksi sosial antara kelompok-kelompok manusia terjadi pula di dalam masyarakat. Interaksi tersebut lebih mencolok ketika terjadi benturan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan kelompok. Interaksi sosial hanya berlangsung antara pihak-pihak apabila terjadi reaksi terhadap dua belah pihak. Interaksi sosial tak akan mungkin teradi apabila manusia mengadakan hubungan yang langsung dengan sesuatu yang sama sekali tidak berpengaruh terhadap sistem syarafnya, sebagai akibat hubungan termaksud.
Berlangsungnya suatu proses interaksi didasarkan pada perbagai faktor :
1.    Imitasi
Salah satu segi positifnya adalah bahwa imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku

2.    Sugesti
Faktor sugesti berlangsung apabila seseorang memberi suatu pandangan atau suatu sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian diterima oleh pihak lain.
3.    Identifikasi
Identifikasi sebenarnya merupakan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain. Identifikasi sifatnya lebih mendalam daripada imitasi, karena kepribadian seseorang dapat terbentuk atas dasar proses ini.
4.    Proses simpati
Sebenarnya merupakan suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain. Di dalam proses ini perasaan memegang peranan yang sangat penting, walaupun dorongan utama pada simpati adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan untuk bekerja sama dengannya.
A.    Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis, menyangkut hubungan antara individu, antara kelompok maupun antara individu dengan kelompok.
Dua Syarat terjadinya interaksi sosial :
1.    Adanya kontak sosial (social contact), yang dapat berlangsung dalam tiga bentuk.Yaitu antarindividu, antarindividu dengan kelompok, antarelompok. Selain itu, suatu kontak dapat pula bersifat langsung maupun tidak langsung.
2.    Adanya Komunikasi, yaitu seseorang memberi arti pada perilaku orang lain, perasaan-perassaan apa yang ingin disampaikan orang tersebut. Orang yang bersangkutan kemudian memberi reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang tersebut.
Kata kontak berasal dari bahasa Latin con atau cum (artinya bersama-sama) dan tango (yang artinya menyentuh). Arti secara hanafiah adalah bersama-sama menyentuh. Secara fisik, kontak baru terjadi apabila terjadinya hubungan badaniah. Sebagai gejala seosial itu tidak perlu berarti suatu hubungan badaniah, karena dewasa ini dengan adanya perkembangan teknologi, orang dapat menyentuh berbagai pihak tanpa menyentuhnya. Dapat dikatakan bahwa hubungan badaniah bukanlah syarat untuk terjadinya suatu kontak.
Kontak sosial dapat terjadi dalam 3 bentuk :
1.    Adanya orang perorangan
Kontak sosial ini adalah apabila anak kecil mempelajari kebuasaan dalam keluarganya. Proses demikian terjadi melalui sosialisasi, yaitu suatu proses dimana anggota masyarakat yang baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat dimana dia menjadi anggota.
2.    ada orang perorangan dengan suatu kelompok manusia atau sebaliknya
kontak sosial ini misalnya adalah seseorang merasakan bahwa tindakan-tindakannya berlawanan dengan norma-norma masyarakat atau apabila suatu partai politik memkasa anggota-anggotanya menyesuaikan diri dengan ideologi dan programnya.
3.    Antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya.
Umpamanya adalah dua partai politik mengadakan kerja sama untuk mengalahkan parpol yang ketiga di pemilihan umumu.
Terjadinya suatu kontak tidaklah semata-mata tergantung dari tindakan, tetapi juga tanggapan terhadap tindakan tersebut. Kontak sosial yang bersifat positif mengarah pada suatu kerja sama, sengangkan yang bersifat negatif mengarah pada suatu pertentangan atau bahkan sama seali tidak menghasilkan suatu interaksi sosial.
Suatu kontak dapat bersifat primer atau sekunder. Kontak perimer terjadi apabila yang mengadakan hubungan langsung bertemu dan berhadapan muka. Kontak sekunder memerlukan suatu perantara. Sekunder dapat dilakukan secara langsung. Hubungan-hubungan yang sekunder tersebut dapat dilakukan melalui alat-alat telepon, telegraf, radio, dst.
Arti terpenting komunikasi adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain (yang berwujud pembicaraan, gera-gerak badaniah atau sikap), perasaan-perasaan apa yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. Orang yang bersangkutan kemudian memberikan reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang lain tersebut.
Dengan adanya komunikasi tersebut, sikap-sikap dan perasaan suatu kelompok manusia atau perseorangan dapat diketahui oleh kelompok lain atau orang lainnya. Hal itu kemudian merupakan bahan untuk menentukan reaksi apa yang dilakukannya.
A.    Kehidupan yang Terasing
Pentingnya kontak dan komunikasi bagi terwujudnya interaksi sosial dapat diuji terhadap suatu kehidupan yang terasing (isolation). Kehiduapan terasing yang sempurna ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengadakan interaksi sosial dengan pihak-pihak lain. Kehidupan terasing dapat disebaban karena secara badaniah seseorang sama sekali diasingkan dari hubungan dengan orang-orang lainnua. Padahal perkembangan jiwa seseorag banyak ditentuan oleh pergaulannya dengan orang lain.
Terasingnya seseorang dapat pula disebabkan oleh karena cacat pada salat satu indrany. Dari beberapa hasil penelitian, ternyata bahwa kepribadian orang-orang mengalami banyak penderitaan akibat kehidupan yang terasing karena cacat indra itu. Orang-orang cacat tersebut akan mengalami perasaan rendah diri, karena kemungkinan-kemungkinan untuk mengembangkan kepribadiannya seolah-olah terhalang dan bahkan sering kali tertutup sama sekali.
Pada masyarakat berkasta, dimana gerak sosial vertikal hampir tak terjadi, terasingnya seseorang dari kasta tertentu (biasanya warga kasta rendahan), apabila berada di kalangan kasta lainnya (kasta yang tertinggi), dapat pula terjadi.
 

Bentuk-bentu Interaksi Sosial

Bentuk-bentuk interaksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation), persaingan (competition), dan bahkan dapat juga berbentuk pertentangan atau pertikaian (conflict). Pertikaian mungkin akan mendapatkan suatu penyelesaian, namun penyelesaian tersebut hanya akan dapat diterima untuk sementara waktu, yang dinamakan akomodasi. Ini berarti kedua belah pihak belum tentu puas sepenunya. Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial. Keempat bentuk poko dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan suatu kontinuitas, di dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan kerja sama yang kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertikaian untuk akhirnya sampai pada akomodasi.
Gillin dan Gillin mengadakan penggolongan yang lebih luas lagi. Menurut mereka, ada dua macam proses sosial yang timbul sebagai akibat adanya interaksi sosial :
1.    Proses-proses yang Asosiatif 

Kerja Sama (Cooperation)

Suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan bersama. Bentuk kerja sama tersebut berkembang apabila orang dapat digerakan untuk mencapai suatu tujuan bersama dan harus ada kesadaran bahwa tujuan tersebut di kemudian hari mempunyai manfaat bagi semua. Juga harus ada iklim yang menyenangkan dalam pembagian kerja serta balas jasa yang akan diterima. Dalam perkembangan selanjutnya, keahlian-keahlian tertentu diperlukan bagi mereka yang bekerja sama supaya rencana kerja samanya dapat terlaksana dengan baik.
Kerja sama timbul karena orientasi orang-perorangan terhadap kelompoknya (yaitu in-group-nya) dan kelompok lainya (yang merupakan out-group-nya). Kerja sama akan bertambah kuat jika ada hal-hal yang menyinggung anggota/perorangan lainnya.
 

Fungsi Kerjasama digambarkan oleh Charles H.Cooley ”kerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut; kesadaran akan adanya kepentingan-kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta-fakta penting dalam kerjasama yang berguna”
 

Dalam teori-teori sosiologi dapat dijumpai beberapa bentuk kerjasama yang biasa diberi nama kerja sama (cooperation). Kerjasama tersebut lebih lanjut dibedakan lagi dengan :
1.    Kerjasama Spontan (Spontaneous Cooperation) : Kerjasama yang sertamerta
2.    Kerjasama Langsung (Directed Cooperation) : Kerjasama yang merupakan hasil perintah atasan atau penguasa
3.    Kerjasama Kontrak (Contractual Cooperation) : Kerjasama atas dasar tertentu
4.    Kerjasama Tradisional (Traditional Cooperation) : Kerjasama sebagai bagian atau unsur dari sistem sosial.
 

Ada 5 bentuk kerjasama :
1.    Kerukunan yang mencakup gotong-royong dan tolong menolong
2.    Bargaining, Yaitu pelaksana perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa-jasa antara 2 organisasi atau lebih
3.    Kooptasi (cooptation), yakni suatu proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan dalam stabilitas organisasi yang bersangkutan
4.    Koalisi (coalition), yakni kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan-tujuan yang sama. Koalisi dapat menghasilkan keadaan yang tidak stabil untuk sementara waktu karena dua organisasi atau lebih tersebut kemungkinan mempunyai struktut yang tidak sama antara satu dengan lainnya. Akan tetapi, karenamaksud utama adalah untuk mencapat satu atau beberapa tujuan bersama, maka sifatnnya adalah kooperatif.
5.    Joint venture, yaitu erjasama dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu, misalnya pengeboran minyak, pertambangan batubara, perfilman, perhotelan, dst.

Akomodasi (Accomodation)

Pengertian
Istilah Akomodasi dipergunakan dalam dua arti : menujukk pada suatu keadaan dan yntuk menujuk pada suatu proses. Akomodasi menunjuk pada keadaan, adanya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Sebagai suatu proses akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan yaitu usaha-usaha manusia untuk mencapai kestabilan.
 

Menurut Gillin dan Gillin, akomodasi adalah suatu perngertian yang digunakan oleh para sosiolog untuk menggambarkan suatu proses dalam hubungan-hubungan sosial yang sama artinya dengan adaptasi dalam biologi. Maksudnya, sebagai suatu proses dimana orang atau kelompok manusia yang mulanya saling bertentangan, mengadakan penyesuaian diri untuk mengatasi ketegangan-ketegangan. Akomodasi merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya.
 

Tujuan Akomodasi dapat berbeda-beda sesuai dengan situasi yang dihadapinya, yaitu :
1.    Untuk mengurangi pertentangan antara orang atau kelompok manusia sebagai akibat perbedaan paham
2.    Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu atau secara temporer
3.    Memungkinkan terjadinya kerjasama antara kelompok sosial yang hidupnya terpisah akibat faktor-faktor sosial psikologis dan kebudayaan, seperti yang dijumpai pada masyarakat yang mengenal sistem berkasta.
4.    mengusahakan peleburan antara kelompok sosial yang terpisah.
 

Bentuk-bentuk Akomodasi
1.    Corecion, suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena adanya paksaan
2.    Compromise, bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada.
3.    Arbitration, Suatu cara untuk mencapai compromise apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri
4.    Conciliation, suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama.
5.    Toleration, merupakan bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya.
6.    Stalemate, suatu akomodasi dimana pihak-pihak yang bertentangan karena mempunyai kekuatan yang seimbang berhenti pada satu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya.
7.    Adjudication, Penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan
 

Hasil-hasil Akomodasi
a.    Akomodasi dan Intergrasi Masyarakat
Akomodasi dan intergrasi masyarakat telah berbuat banyak untuk menghindarkan masyarakat dari benih-benih pertentangan laten yang akan melahirkan pertentangan baru.
b.    Menekankan Oposisi
 

Sering kali suatu persaingan dilaksanakan demi keuntungan suatu kelompok tertentu dan kerugian bagi pihak lain
a.    Koordinasi berbagai kepribadian yang berbeda
b.    Perubahan lembaga kemasyarakatan agar sesuai dengan keadaan baru atau keadaan yang berubah
c.    Perubahan-perubahan dalam kedudukan
d.    Akomodasi membuka jalan ke arah asimilasi
 

Dengan adanya proses asimilasi, para pihak lebih saling mengenal dan dengan timbulnya benih-benih toleransi mereka lebih mudah untuk saling mendekati.
 

Asimilasi (Assimilation)

Asimilasi merupakan proses sosial dalam taraf lanjut. Ia ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak, sikap, dan proses-proses mental dengan memerhatikan kepentingan dan tujuan bersama.
Proses Asimilasi timbul bila ada :
1.    Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya
2.    orang-perorangan sebagai warga kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama sehingga
3.    kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri
 

Beberapa bentuk interaksi sosial yang memberi arah ke suatu proses asimilasi (interaksi yang asimilatif) bila memilii syarat-syarat berikut ini
1.    Interaksi sosial tersebut bersifat suatu pendekatan terhadap pihak lain, dimana pihak yang lain tadi juga berlaku sama
2.    interaksi sosial tersebut tidak mengalami halangan-halangan atau pembatasan-pembatasan
3.    Interaksi sosial tersebut bersifat langsung dan primer
4.    Frekuaensi interaksi sosial tinggi dan tetap, serta ada keseimbangan antara pola-pola tersebut. 

Artinya, stimulan dan tanggapan-tanggapan dari pihak-pihak yang mengadakan asimilasi harus sering dilakukan dan suatu keseimbangan tertentu harus dicapai dan dikembangankan.
 

Faktor-faktor yang dapat mempermudah terjadinya suatu asimilasi adalah :
1.    Toleransi
2.    kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi
3.    sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya
4.    sikap tebuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat
5.    persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan
6.    perkawinan campuran (amaigamation)
7.    adanya musuh bersama dari luar
 

Faktor umum penghalangan terjadinya asimilasi

1.    Terisolasinya kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat
2.    kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan yang dihadapi dan sehubungan dengan itu seringkali menimbulkan faktor ketiga
3.    perasaan takut terhadap kekuatan suatu kebudayaan yang dihadapi
4.    perasaan bahwa suatu kebudayaan golongan atau kelompok tertentu lebih tinggi daripada kebudayaan golongan atau kelompok lainnya.
5.    Dalam batas-batas tertentu, perbedaan warna kulit atau perbedaan ciri-ciri badaniah dapat pula menjadi salah satu penghalang terjadinya asimilasi
6.    In-Group-Feeling yang kuat menjadi penghalang berlangsungnya asimilasi. In Group Feeling berarti adanya suatu perasaan yang kuat sekali bahwa individu terikat pada kelompok dan kebudayaan kelompok yang bersangkutan.
7.    Gangguan dari golongan yang berkuasa terhadap minoritas lain apabila golongan minoritas lain mengalami gangguan-gangguan dari golongan yang berkuasa
8.    faktor perbedaan kepentingan yang kemudian ditambah dengan pertentangan-pertentangan pribadi.
Asimilasi menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan sosial dan dalam pola adat istiadat serta interaksi sosial. Proses yang disebut terakhir biasa dinamakan akulturasi. Perubahan-perubahan dalam pola adat istiadat dan interaksi sosial kadangkala tidak terlalu penting dan menonjol.
 

1.    Proses Disosiatif
Proses disosiatif sering disebut sebagai oppositional proccesses, yang persis halnya dengan kerjasama, dapat ditemukan pada setiap masyarakat, walaupun bentuk dan arahnya ditentukan oleh kebudayaan dan sistem sosial masyarakat bersangkutan. Oposisi dapat diartikan sebagai cara berjuang melawan seseorang atau sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu. Pola-pola oposisi tersebut dinamakan juga sebagai perjuangan untuk tetap hidup (struggle for existence). Untuk kepentingan analisis ilmu pengetahan, oposisi proses-proses yang disosiatif dibedkan dalam tiga bentuk, yaitu :
 

Persaingan (Competition)

Persaingan atau competition dapat diartikan sebagai suatu proses sosial dimana individu atau kelompok manusia yang bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa tertentu menjadi pusat perhatian umum (baik perseorangan maupun kelompok manusia) dengan cara menarik perhatian publik atau dengan mempertajam prasangka yang telah ada tanpa mempergunakan ancaman atau kekerasan. Persaingan mempunya dua tipe umum :
1.    Bersifat Pribadi : Individu, perorangan, bersaing dalam memperoleh kedudukan. Tipe ini dinamakan rivalry.
2.    Bersifat Tidak Pribadi : Misalnya terjadi antara dua perusahaan besar yang bersaing untuk mendapatkan monopoli di suatu wilayah tertentu.
 

Bentuk-bentuk persaingan :
1.    Persaingan ekonomi : timbul karena terbatasnya persediaan dibandingkan dengan jumlah konsumen
2.    Persaingan kebudayaan : dapat menyangkut persaingan bidang keagamaan, pendidikan, dst.
3.    Persaingan kedudukan dan peranan : di dalam diri seseorang maupun di dalam kelompok terdapat keinginan untuk diakui sebagai orang atau kelompok yang mempunyai kedudukan serta peranan terpandang.
4.    Persaingan ras : merupakan persaingan di bidang kebudayaan. Hal ini disebabkan krn ciri-ciri badaniyah terlihat dibanding unsur-unsur kebudayaan lainnya.
 

Persaingan dalam batas-batas tertentu dapat mempunyai beberapa fungsi :
1.    Menyalrkan keinginan individu atau kelompok yang bersifat kompetitif
2.    Sebagai jalan dimana keinginan, kepentingan serta nilai-nilai yang pada suatu masa medapat pusat perhatian, tersalurkan dengan baik oleh mereka yang bersaing.
3.    Sebagai alat untuk mengadakan seleksi atas dasar seks dan sosial. Persaingan berfungsi untuk mendudukan individu pada kedudukan serta peranan yang sesuai dengan kemampuannya.
4.    Sebagai alat menyaring para warga golongan karya (”fungsional”)
 

Hasil suatu persaingan terkait erat dengan pelbagai faktor berikut ini ”
1.    Kerpibadian seseorang
2.    Kemajuan : Persaingan akan mendorong seseorang untuk bekerja keras dan memberikan sahamnya untuk pembangunan masyarakat.
3.    Solidaritas kelompok : Persaingan yang jujur akan menyebabkan para individu akan saling menyesuaikan diri dalam hubungan-hubungan sosialnya hingga tercapai keserasian.
4.    Disorganisasi : Perubahan yang terjadi terlalu cepat dalam masyarakat akan mengakibatkan disorganisasi pada struktur sosial.
 

Kontraversi (Contravetion)

Kontravensi pada hakikatnya merupakan suatu bentuk proses sosial yang berada antara persaingan dan pertentangan atau pertikaian. Bentuk kontraversi menurut Leo von Wiese dan Howard Becker ada 5 :
1.    yang umum meliputi perbuatan seperti penolakan, keenganan, perlawanan, perbuatan menghalang-halangi, protes, gangguang-gangguan, kekerasan, pengacauan rencana
2.    yang sederhana seperti menyangkal pernyataan orang lain di muka umum, memaki-maki melalui surat selebaran, mencerca, memfitnah, melemparkan beban pembuktian pada pihak lain, dst.
3.    yang intensif, penghasutan, menyebarkan desas desus yang mengecewakan pihak lain
4.    yang rahasia, mengumumkan rahasian orang, berkhianat.
5.    yang taktis, mengejutkan lawan, mengganggu dan membingungkan pihak lain.
 

Contoh lain adalah memaksa pihak lain menyesuaikan diri dengan kekerasan, provokasi, intimidasi, dst.
Menurut Leo von Wiese dan Howard Becker ada 3 tipe umum kontravensi :
1.    Kontraversi generasi masyarakat : lazim terjadi terutama pada zaman yang sudah mengalami perubahan yang sangat cepat
2.    Kontraversi seks : menyangkut hubungan suami dengan istri dalam keluarga.
3.    Kontraversi Parlementer : hubungan antara golongan mayoritas dengan golongan minoritas dalam masyarakat.baik yang menyangkut hubungan mereka di dalam lembaga legislatif, keagamaan, pendidikan, dst.
 

Tipe Kontravensi :
1.    Kontravensi antarmasyarakat setempat, mempunyai dua bentuk :
a.    Kontavensi antarmasyarakat setempat yang berlainan (intracommunity struggle)
b.    Kontravensi antar golongan-golongan dalam satu masyarakat setempat (intercommunity struggle)
1.    Antagonisme keagamaan
2.    Kontravensi Intelektual : sikap meninggikan diri dari mereka yang mempunyai latar belakang pendidikan yang tinggi atau sebaliknya
3.    Oposisi moral : erat hubungannya dengan kebudayaan.
 

Pertentangan (Pertikaian atau conflict)

Pribadi maupun kelompok menydari adanya perbedaan-perbedaan misalnya dalam ciri-ciri badaniyah, emosi, unsur-unsur kebudayaan, pola-pola perilaku, dan seterusnya dengan pihak lain. Ciri tersebut dapat mempertajam perbedaan yang ada hingga menjadi suatu pertentangan atau pertikaian.
Sebab musabab pertentangan adalah :
1.    Perbedaan antara individu
2.    Perbedaan kebudayaan
3.    perbedaan kepentingan
4.    perubahan sosial.
 

Pertentangan dapat pula menjadi sarana untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan-kekuatan dalam masyarakat. Timbulnya pertentangan merupakan pertanda bahwa akomodasi yang sebelumnya telah tercapai.
Pertentangan mempunyai beberapa bentuk khusus:
1.    Pertentangan pribadi
2.    Pertentangan Rasial : dalam hal ini para pihak akan menyadari betapa adanya perbedaan antara mereka yang menimbulkan pertentangan
3.    Pertentangan antara kelas-kelas sosial : disebabkan karena adanya perbedaan kepentingan
4.    Pertentangan politik : menyangkut baik antara golongan-golongan dalam satu masyarakat, maupun antara negara-negara yang berdaulat
5.    Pertentangan yang bersifat internasional : disebabkan perbedaan-perbedaan kepentingan yang kemudian merembes ke kedaulatan negara
 

Akibat-akibat bentuk pertentangan
1.    Tambahnya solidaritas in-group
2.    Apabila pertentangan antara golongan-golongan terjadi dalam satu kelompok tertentu, akibatnya adalah sebaliknya, yaitu goyah dan retaknya persatuan kelompok tersebut.
3.    Perubahan kepribadian para individu
4.    Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban manusia
5.    Akomodasi, dominasi, dan takluknya salah satu pihak

Baik persaingan maupun pertentangan merupakan bentuk-bentuk proses sosial disosiatif yang terdapat pada setiap masyarakat.

 

Tips atau Cara Mendidik Anak yang Baik dan Benar

Tips atau Cara Mendidik Anak yang Baik dan Benar

Add Comment

Mendidik anak tak mungkin terulang kembali seperti di waktu kecil. Karier seseorang mungkin bisa gagal dalam berbisnis pun sangat mungkin gagal. Toh masih bisa diulang.

Tapi kalau mendidik anak, harus berhasil!, Kalau gagal... Mana mungkin bisa diulang.??

Sebenarnya...

Tidak ada anak nakal, 

Yang ada hanyalah anak yang belum mengerti.


Tidak ada anak pembangkang, 

Yang ada hanyalah orangtua yang kurang bersabar.


Tidak ada anak pemberontak, 

Yang ada hanyalah orangtua yang tak bisa mendidik anaknya dan terburu-buru ingin melihat hasil.


Buang jauh-jauh anggapan bahwa anak adalah beban.

Setiap anak sudah membawa rejekinya masing-masing.


Allah sudah menjamin rejeki anak, 

Tetapi Allah tidak menjamin ke sholehannya.


Kesholehan anak salah satunya ditentukan oleh cara kedua orangtuanya dalam mendidik dan membesarkannya.


Didiklah anak-anak dengan CINTA, Kelembutan dan Musyawarah.

Selalu libatkan Allah dalam segala hal.


Firman Allah Subhanahu Wata'ala :

“Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan shalat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rizki kepadamu, Kami-lah yang memberi rizki kepadamu. Dan akibat yang baik di akhirat adalah bagi orang yang bertaqwa.” (Q.S Thaahaa: 132)


Perbanyak menyebut nama Allah di telinga anak, 

Baik dengan deskripsi maupun dalam diskusi/tanya jawab.


Bacakan ayat-ayat Allah yang terdapat pada ciptaan-ciptaan Allah di sekitar anak.


Kaitkan semua kejadian sehari-hari di sekitar anak dengan kebesaran Allah.


Contoh: Anak sakit, jangan katakan: ‘Ayo minum obatnya supaya sembuh’. 


Tapi katakan: ‘Berdo’alah kepada Allah supaya sembuh, tapi juga harus minum obatnya, karena Allah suruh kita untuk berusaha. Kesembuhan hanya dari Allah’.


Antar anak tidur dengan nama Allah, do’akan anak sesaat ketika tidur, dan bangunkan anak dengan penuh syukur dengan nama Allah. 

Setelah itu, tanamkan ‘ Bahwa Islam adalah agama yang Allah Ridhoi’.


➖➖➖➖➖➖

Hendaknya bagi orang tua selalu membaca do'a dibawah ini...


Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam berdo'a,


رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ


 " Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh ”. 

(QS. Ash Shaffaat: 100). 


Nabi Dzakariya ‘alaihis salaam berdo’a,


رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ


" [Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa]."

 (QS. Ali Imron: 38). 


Dan do'a ini...


رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ


" Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri."

 (QS. Al Ahqof: 15). 


اللهم صل وسلم وبارك على  محمد وعلى اله وصحبه وسلم

امين يارب العالمين 🤲